Multikulturalisme dalam Keberagaman Islam: Kolaborasi Muhammadiyah dan NU untuk Kemajuan Desa Kadipiro
DOI:
https://doi.org/10.26623/jdsb.v27i2.11341Keywords:
Multikulturalisme, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Harmoni Sosial.Abstract
Penelitian ini mengkaji kolaborasi antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam menciptakan harmoni multikultural di Desa Kadipiro, sebagai upaya menciptakan kemajuan sosial dan keberagaman Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali pengalaman, motivasi, serta dinamika kolaborasi kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Analisis dilakukan menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama dalam kolaborasi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi Muhammadiyah dan NU di Desa Kadipiro terwujud dalam tiga bentuk utama: kegiatan sosial dan kemanusiaan, pendidikan berbasis toleransi, dan kegiatan keagamaan bersama. Kolaborasi ini menghadapi tantangan berupa perbedaan tradisi keagamaan, seperti praktik tahlilan dan ziarah kubur, namun tetap memberikan dampak positif, terutama dalam memperkuat solidaritas sosial dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan bersama. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan ruang dialog yang lebih mendalam untuk memperkuat pemahaman dan penghormatan terhadap perbedaan tradisi keagamaan. Dengan demikian, kolaborasi ini menjadi model yang relevan untuk menciptakan harmoni multikultural di komunitas lokal.References
Al-Fikri, M., & Truna, D. S. (2023). Edukasi Terkini : Jurnal Pendidikan Edukasi Terkini : Jurnal Pendidikan. 4(5).
Ardiansah, F., & Saputro, B. (2023). Integration of the Culture of Nuhdlatul Ulama and Muhammadiyah Culture in Learning Curriculum (Multicase Study at SMP Ma’arif 1 Kebumen and SMP Muhammadiyah 2 Kebumen). Jurnal Al-Qiyam, 4(1), 64–73. https://doi.org/10.33648/alqiyam.v4i1.274
Ashadi, A., Kohar, W., Aqil, M., & Folandra, D. (2022). Ayah Tiri: Dinamika Nahdlatul Ulama di Ranah Minang Stepfather: The Dynamics of Nahdlatul Ulama in the Minang Region. Potret Pemikiran, 26(2), 137–149. http://journal.iain-manado.ac.id/index.php/PP
Denieffe, S. (2020). Commentary: Purposive sampling: complex or simple? Research case examples. Journal of Research in Nursing, 25(8), 662–663. https://doi.org/10.1177/1744987120928156
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.
Hasaibun, R. K., Irwansyah, & Jailani, M. (2024). Interaksi Sosial Nahdlatul Ulama ( Nu ) Dan Muhammadiyah Di Desa Sungai Korang Kecamatan Huta Raja Tinggi Kabupaten Padang Lawas Riska Khoiriah Hasaibun Irwansyah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Di Desa Sungai Korang , Kecamatan Huta Raja Tinggi ,. Sosial Simbiosis : Jurnal Integrasi Ilmu Sosial Dan Politik, 1(2), 58–70.
Husaini, A. Al, Rosyada, I., Wahab, J. A., Afifah, M. N., & Dahlan, U. A. (2022). TANTANGAN MULTIKULTURALISME DALAM BERBAGAI ASPEK DI INDONESIA. Jurnal Pendidikan Dan Sosial Budaya, 2(1), 152–162.
Islamy, A. (2022). Pendidikan Islam Multikultural Dalam Indikator Moderasi Beragama Di Indonesia. Jurnal Analisa Pemikiran Insaan Cendikia, 5(1), 48–61. https://doi.org/10.54583/apic.vol5.no1.87
Kasman, & Makhrus. (2021). Pendidikan Multikultural Antara NU dan Muhammadiyah. Journal of Islamic Education Research, 2(01), 66. https://doi.org/10.35719/jier.v2i1.102
Kristanto, D. Y., & Padmi, S. R. (2020). Analisis data kualitatif: Penerapan analisis jejaring untuk analisis tematik yang cepat , transparan , dan teliti. Jurnal Koridor, 1(5), 1–21.
Na’im, W., & Sudrajat, A. (2022). Motif Pelajar Muhammadiyah Dalam Pelaksanaan Kultur Nahdlatul Ulama Di Pondok Pesantren Muslimah Tuban. Paradigma, 11(1), 22. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/paradigma/article/view/49013
Nasikhin, N., Raaharjo, R., & Nasikhin, N. (2022). Moderasi Beragama Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dalam Konsep Islam Nusantara dan Islam Berkemajuan. Islamic Review: Jurnal Riset Dan Kajian Keislaman, 11(1), 19–34. https://doi.org/10.35878/islamicreview.v11i1.371
Pramusti, S. A., & Sinaga, F. S. S. (2023). Kesan Perbedaan Beribadah yang Dirasakan Santri Berlatarbelakang Muhammadiyah di Pondok Pesantren NU Selama Bulan Ramadan. Musala Jurnal Pesantren Dan Kebudayaan Islam Nusantara, 2(1), 1–21. https://doi.org/10.37252/jpkin.v2i1.376
Rochanah, Sari, T. P., & Septiana, F. (2024). MANIFESTASI PESAN DAKWAH DALAM TRADISI TIRAKATAN MALAM KEMERDEKAAN 17 AGUSTUS (STUDI KASUS DI DESA TERNADI KECAMATAN DAWE KABUPATEN KUDUS) Rochanah 1 , Tika Puspita Sari 2 , Fina Septiana 3. 2(2), 81–92.
Romli, A., & Nashihin, M. (2024). Urgensi Teori Sosiologi Dalam Pengembangan Pendidikan. 7, 11–26.
Sugeng, Naupal, L. S., & Manalu, A. G. B. (2023). Saraswati, L. G., & Manalu, A. G. B. (2023). Rekognisi Keragaman Budaya dan Multikulturalisme Bhineka Tunggal Ika. Krtha Bhayangkara, 17(2), 273-296. Jurnal : Krtha Bhayangkara, 17(2), 273–296. https://ejurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/KRTHA/article/view/2180/1580



