Kualitas Ruang Terbuka Hijau Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Berdasarkan Presepsi Masyarakat (Studi Kasus: Kota Bandar Lampung)

Authors

  • Chania - Rahmah Institut Teknologi Sumatera
  • Muh. Abdi Danurja Rahman Aziz Institut Teknologi Sumatera
  • Ryansyah Izhar Institut Teknologi Sumatera

DOI:

https://doi.org/10.26623/ijsp.v6i1.11315

Keywords:

Ruang Terbuka Hijau, Sempadan Rel, Persepsi Masyarakat

Abstract

Kota Bandar Lampung menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau (RTH) sebagaimana diamanatkan oleh regulasi, di mana luas RTH yang tersedia masih jauh dari standar minimal. Sempadan rel kereta api memiliki potensi besar untuk dioptimalkan sebagai ruang terbuka hijau multifungsi guna mendukung lingkungan perkotaan yang berkelanjutan, meningkatkan interaksi sosial, dan menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas RTH pada kawasan sempadan rel berdasarkan persepsi masyarakat. Metode yang digunakan adalah analisis Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengidentifikasi kesenjangan antara harapan dan kenyataan, serta Potential Gain Customer Value (PGCV) untuk menentukan prioritas peningkatan kualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek infrastruktur, aksesibilitas, dan kenyamanan sebagai tempat berkumpul memiliki kinerja yang baik, sementara keamanan area bermain, sarana tempat sampah, dan kondisi fisik lingkungan membutuhkan perbaikan. Dengan pemanfaatan yang terencana dan berbasis data, kawasan sempadan rel dapat diintegrasikan sebagai RTH yang relevan dan fungsional, memberikan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan partisipatif dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan sempadan rel untuk meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan di Kota Bandar Lampung.

Author Biography

  • Chania - Rahmah, Institut Teknologi Sumatera

    https://orcid.org/0009-0003-0784-3238

References

Carmona, M. (2021). Public Places Urban Spaces. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315158457

Rizqiyah, P. E., Subagio, R. T., & Putri, T. E. (2021). Penerapan Metode IPA dan PGCV untuk Mengukur Tingkat Kepuasan Konsumen Coffee Shop. Jurnal Teknologi Dan Informasi (JATI), 11(2). https://doi.org/10.34010/jati.v11i2

Wulan Dari, V., Suparjo, & Suharti. (2024). Analisis Kualitas Pelayanan Dengan Pendekatan Importance Performance Analysis (IPA) Dan Potential Gain Customer Value (PGCV) (Studi Kasus Corina Coffee). Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Terapan XII 2024.

Astuti, W., At, M., & Setiawan, I. (2016). Identifikasi Ruang Terbuka Hijau Di Kota Bogor Dengan Aplikasi Sistem Informasi Geografis Identification Of Public Green Space in Bogor City With The Application Of Geographic Information System. Jurnal Nusa Sylva, 16(1), 24–31. http://ciezbalqis.blogspot.com/2013/02/ist

Dari, V., Suparjo, & Suharti. (2024). Analisis Kualitas Pelayanan Menggunakan Metode Importance Performance Analysis (IPA) Dan Potential Gain In Customer Value (PGCV). Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Terapan XII, 1–5. http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144732/

Fatmawati, Pontoh, N. K., & Prasetya, D. B. (2020). Potensi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau (Rth) Publik Di Kecamatan Enggal Kota Bandar Lampung. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 1–10. https://doi.org/10.21608/pshj.2022.250026

Febriarto, P. (2019). Kualitas Fungsi Sosial Terhadap Keberadaan Taman Kota Publik Di Kota Surakarta. Sustainable, Planning and Culture (SPACE) : Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 1(1), 10–15. https://doi.org/10.32795/space.v1i1.259

Nurhijrah, & Wikantaria, R. (2019). Manfaat Ruang Terbuka dan Hubungannya dengan Kegiatan Interaksi Sosial Studi Kasus: Perumahan Nusa Tamalanrea Indah Makassar. JA!UBL Jurnal Arsitektur, 9(2), 33–40. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_Sistem_Pembetungan_Terpusat_Strategi_Melestari

Nurlina, S., & Risma, H. (2017). Partisipasi Masyarakat Perkotaan dalam Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Sebagai Pertanian Urban, Makassar, Indonesi (Studi Kasus Kelurahan Bongaya, Kecamatan Tamalate). Prosiding Seminar Hasil Penelitian, 2017, 131–135.

Rahma, P. D., & Supriyanti, D. (2018). Evaluasi Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (Rth) Publik Di Kawasan Pusat Kota Kepanjen Kabupaten Malang Pamela Dimar Rahma 1 , Dipa Supriyanti 2. Jurnal Plano Madani, 7, 221–230.

Wahyuningsih, P. (2023). Penataan Ulang Kawasan Permukiman Pada Sempadan Rel Kereta Api Di Kecamatan Labuhan Ratu Bandar Lampung.

Downloads

Published

2025-06-05