Analisis Tingkat Kerawanan Tanah Longsor di Kabupaten Lampung Utara Dengan Memanfaatkan Informasi Spasial Berbasis SIG

Authors

  • Rizky J. Sianturi University of Lampung https://orcid.org/0009-0002-7685-7249
  • Meisha Nabilla University of Lampung
  • Tiara Andika Fadila University of Lampung
  • Nandi Haerudin University of Lampung
  • Rahmi Mulyasari University of Lampung

DOI:

https://doi.org/10.26623/ijsp.v6i1.10400

Keywords:

lampung utara, tanah longsor, SIG

Abstract

Longsor merupakan gerakan massa batuan ataupun tanah pada suatu lereng akibat adanya pengaruh gaya gravitasi. Ancaman longsor dapat terjadi di daerah yang mempunyai kondisi geologi relatif labil, yang ditinjau dari komposisi batuan penyusun hingga dekatnya area tersebut dengan zona sesar serta kawasan yang vegetasi alaminya terganggu. Kabupaten Lampung Utara adalah salah satu wilayah di Provinsi Lampung yang cukup rawan terkena bencana tanah longsor. Sehingga, untuk mengantisipasi terjadinya korban dan kerugian yang lebih banyak, maka perlu dilakukan suatu penelitian untuk mengidentifikasi daerah rawan longsor di Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis dan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai daerah rawan tanah longsor di Kabupaten Lampung Utara dengan menggunakan metode Sistem Informasi Geografis. Tahapan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data dan informasi, melakukan scoring dan pembobotan pada setiap parameter, melakukan overlay, penentuan total skor dan interval kelas, serta menganalisis tingkat kerawanan bencana tanah longsor. Hasil penelitian menunjukkan wilayah Lampung Utara merupakan daerah yang cukup rawan akan bencana tanah longsor. Dengan kelas kerentanan tidak rawan sebesar 7,58% dengan luas daerah 206,6 km2. Untuk kelas kerentanan cukup rawan sebesar 74,48% dengan luas daerah 2030,05 km2. Dan untuk kelas kerentanan rawan sebesar 17,94% dengan luas daerah 488,98 km2.

Author Biographies

  • Rizky J. Sianturi, University of Lampung
    Department of Geophysical Engineering
  • Meisha Nabilla, University of Lampung
    Department of Geophysical Engineering
  • Tiara Andika Fadila, University of Lampung
    Department of Geophysical Engineering
  • Nandi Haerudin, University of Lampung
    Department of Geophysical Engineering
  • Rahmi Mulyasari, University of Lampung
    Department of Geophysical Engineering

References

Arifin, S., Carolita, I., & Winarso, G. (2010). Implementasi Penginderaan Jauh dan SIG untuk Inventarisasi Daerah Rawan Bencana Longsor (Propinsi Lampung). Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital, 3(1).

Bappeda Kabupaten Lampung Utara. (07 April 2023). Aspek Geografi dan Demografi. bappeda.lampungutarakab.go.id.

BPS. (2019). Lampung Utara dalam Angka 2019. BPS Kabupaten Lampung Utara.

Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG). (2004). Managemen Bencana Tanah Longsor.

Hananto, A. D., Amalia, I., Apriliani, A., Agustin, E., & Yanti, H. A. (2022). Analisis Bencana Di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Bpbd) Lampung Utara Menggunakan Metode Kualitatif. Abdimas Cendekia, 1(2), 79-84.

Harp, E. L., Michael, J. A., & Laprade, W. T. (2008). Shallow landslide hazard map of Seattle, Washington. Geological Society of America. Doi:10.1130/2008.4020(04).

Karnawati, D., (2004). Bencana Gerakan Massa Tanah/Batuan Di Indonesia, Evaluasi Dan Rekomendasi, Dalam Buku Permasalahan, Kebijakan Dan Penanggulangan Bencana Tanah Longsor Di Indonesia. BPPT-HSF, Jakarta.

Prawiradisastra, S. (2013). Identifikasi Daerah Rawan Bencana Tanah Longsor di Provinsi Lampung. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia, 15(1). Doi: 10.29122/jsti.v15i1.939.

Putri, A. R. (2016). Identifikasi Daerah Rawan Tanah Longsor Menggunakan SIG (Sistem Informasi Geografis)(Studi Kasus: Kabupaten Kediri). Jurnal Teknik ITS, 5(2), C78-C82. Doi: 10.12962/j23373539.v5i2.17237.

Ramadhan, T. E., Suprayogi, A., & Nugraha, A. L. (2017). Pemodelan potensi bencana tanah longsor menggunakan analisis SIG di Kabupaten Semarang. Jurnal Geodesi Undip, 6(1), 118-127. Doi: 10.14710/jgundip.2017.15251.

Setiadi, T. (2013). Perancangan Sistem Informasi Geografis Pemetaan Daerah Rawan Tanah Longsor, Mitigasi dan Manajemen Bencana di Kabupaten Banjarnegara. Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Daulan, 7(1), 24898. Doi: 10.12928/kesmas.v7i1.1050.

Taufik, M., Kurniawan, A., & Putri, A. R. (2016). Identifikasi daerah rawan tanah longsor menggunakan SIG (Sistem Informasi Geografis). Jurnal Teknik ITS, 5(2), 78-82. Doi: 10.12962/j23373539.v5i2.17237.

Tjandra, K. (2018). Empat Bencana Geologi Yang Paling Mematikan. UGM PRESS.

TribunLampung. (09 Maret 2023). Jalinteng Bukit Kemuning Lampung Utara Tertimbun Longsor. lampung.tribunnews.com/2023/03/09/jalinteng-bukit-kemuning-lampung-utara-tertimbun-longsor

Wiguna, S., Rizqi, A., Shalih, O., Ichwana, A. N., Nugraha, A., Adi, A. W., Syauqi, S., Shabrina, F. Z., Septian, R. T., Hafizh, A., Hamzah, A., Widiastomo, Y., Putra, A. S., Karimah, R., Soleh, M. A., Dewi, A., Prima, A., & Eveline, F. (2019). Buku Indeks Rawan Bencana Indonesia (IRBI). Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Downloads

Published

2025-06-04