[1]
N. F. Nababan and Martono Anggusti, “Pengakuan Wilayah Adat Dalam Perspektif Hukum: Perbandingan Masyarakat Adat Dengan dan Tanpa SK Pemerintah Kabupaten Serta Urgensi RUU Masyarakat Adat”, Humani, vol. 15, no. 2, pp. 283–298, Nov. 2025, doi: 10.26623/humani.v15i2.13078.