[1]
V. O. Prananda, “Perlindungan Hukum Terhadap Notaris Atas Pembuatan Akta Oleh Penghadap Yang Dinyatakan Palsu (Analisis Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 385 K/PID/2006)”, Humani, vol. 8, no. 2, pp. 131–143, Nov. 2018, doi: 10.26623/humani.v8i2.1378.