SIMULASI PENETRASI PLTS ATAP YAYASAN TUNAS MANUNGGAL KAPASITAS 107 KWP KE GRID PLN 20 KV 217 237

Penulis

  • Deni Nurul Huda Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Sultan Agung
  • Gunawan Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Sultan Agung

DOI:

https://doi.org/10.26623/elektrika.v17i2.12512

Kata Kunci:

PLTS atap, Load profile, reverse power

Abstrak

Seiring perubahan regulasi PLN minat pengajuan ijin PLTS Atap dengan system On Grid cukup banyak karena biaya perangkat yang semakin murah. Yayasan Tunas Manunggal  memiliki 107 KWp daya kontrak ke PLN sebesar 865 KVA yang di suplai dari Gardu PLN PJ096. Problem utama energi terbarukan adalah intermittensi karena karakteristik sumber energi primernya, dimana PLTS dihadapkan pada intensitas penyinaran matahari. Pola pembebanan juga memiliki kontribusi pada kemampuan PLTS mensuplai beban untuk memenuhi target kontraknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas dan keandalan penyaluran tenaga listrik saat terjadi dinamikan beban mingguan. Metode yang digunakan membaca trend perubahan beban saat weekday dan weekend dimana merupakan faktor krusial yang mempengaruhi faktor daya, harmonic dan arah aliran daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi berbeban (weekday) tidak terjadi reverse power dan kualitas jaringan dalam keadaan baik. Saat  kondisi  tanpa beban (weekend), terjadi reverse power ke jaringan PLN mulai jam 07.22 sampai dengan jam 15.07 dengan nilai paling tinggi sebesar 65.540 watt pada jam 12.28. Reverse power ke jaringan PLN  menyebabkan Power Factor (Cos) mengalami penurunan dibawah 0,85 dan  dan peningkatan Total Harmonic Distortion arus (THD I) dengan nilai lonjakan tertinggi THD I sebesar 150%. Untuk parameter lainnya seperti tegangan, dan THD tegangan masih dalam batas normal sesuai standar (tidak terganggu)

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Deni Nurul Huda, Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Sultan Agung

    Deni Nurul Huda merupakan lulusan Diploma III Teknik Elektro dari Politeknik Negeri Bandung. Saat ini bekerja di PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Teluknaga sebagai pegawai di bagian Transaksi Energi. Fokus dan keahlian utamanya meliputi analisa pengukuran kelistrikan, manajemen energi pelanggan, dan integrasi sistem PLTS ke jaringan distribusi.

Referensi

[1] Yin, J., Molini, A., & Porporato, “A. Impacts of solar intermittency on future photovoltaic reliabil-ity,” Nature Communications, vol. 11, no. 1, 2020. https://doi.org/10.1038/s41467-020-18602-6.

[2] IEEE Std 1547-2003, IEEE Standard for Inter-connecting Distributed Resources with Electric Power Systems, 2003.

[3] Alam, M. J. E., Muttaqi, K. M., & Sutanto, D, “An approach for online assessment of rooftop solar PV impacts on low-voltage distribution networks,” IEEE Transactions on Sustainable Energy, vol. 5, no. 2, hal. 663–672, 2014. https://doi.org/10.1109/TSTE.2013.2280635.

[4] Barrero-González, F., dkk, “Photovoltaic Power Converter Management in Unbalanced Low Voltage Networks with Ancillary Services Support,” Energies, vol. 12, no. 6, 2019. https://doi.org/10.3390/en12060972.

[5] Chandra, A, dkk, (2019). “Simulasi Grid Con-nected PV Dengan Fungsi Kompensasi Daya Reaktif PV-Inverter Menggunakan Kontrol ANN,” [Online]. https://journal.unesa.ac.id/index.php/inajeee/article/view/4777/2616

[6] Harmini, H. , & N. T. (2020). “Desain Solar Power Inverter pada Sistem Photovoltaic,” Elektrika. [Online]. 12(1). https://journals.usm.ac.id/index.php/elektrika/article/view/1863

[7] Kurniawan, R., Daud, M., & Hasibuan, A. “Impact of Intermittent Renewable Energy Generations Penetration on Harmonics in Microgrid Distribution Networks,” Proceeding - ELTICOM 2022: 6th In-ternational Conference on Electrical, Telecom-munication and Computer Engineering 2022, hal 30–37. 2022. https://doi.org/10.1109/ELTICOM57747.2022.10038200

[8] Budiman, F. N., & Ramadhani, M. R. “Total Harmonic Distortion Comparison between Sinus-oidal PWM Inverter and Multilevel Inverter in Solar Panel,” Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network Computing, Electron-ics, and Control, hal. 191–202, 2018. https://doi.org/10.22219/kinetik.v3i3.617

[9] Menteri, P., Dan, E., & Daya Mineral, S. Peraturan Menteri Energi dan sumber daya Mineral tentang aturan jaringan sistem tenga listrik (Grid Code), 2020.

[10] Majeed, I., & Nwulu, N. “Impact of Reverse Power Flow on Distributed Transformers in a So-lar-Photovoltaic-Integrated Low-Voltage Net-work,” Energies, vol. 15, hal. 9238. 2022. https://doi.org/10.3390/en15239238

[11] Moghbel, M., dkk. “Output power fluctuations of distributed photovoltaic systems across an isolated power system: insights from high-resolution data,” IET Renewable Power Generation, vol. 14, no. 19, hal. 3989–3995, 2020. https://doi.org/https://doi.org/10.1049/iet-rpg.2020.0546

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-16

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Nurul Huda, D., & Gunawan. (2025). SIMULASI PENETRASI PLTS ATAP YAYASAN TUNAS MANUNGGAL KAPASITAS 107 KWP KE GRID PLN 20 KV. Elektrika, 17(2), 62-69. https://doi.org/10.26623/elektrika.v17i2.12512