PERAN INTERNET OF THINGS DALAM MENINGKATKAN KEAMANAN DAN EFISIENSI TRANSPORTASI
DOI:
https://doi.org/10.26623/elektrika.v17i1.11367Keywords:
Internet of Things (IoT), Mikrokontroler NodeMCU ESP8266, Fuzzy Logic, GPSAbstract
This research examines the role of the Internet of Things (IoT) in enhancing transportation safety and efficiency trough a literature review approach. The study focuses on literature published between 2013 and 2023, employing thematic and bibliometric analysis to explore IoT contributions in the transportation sector. IoT has proven to significantly contribute to transportation safety, such as through the implementation of NodeMCU ESP8266 for real-time vehicle location tracking and Raspberry Pi 3 for automated traffic violation detection. These systems utilize data from sensors and cameras to enable swift decision-making in traffic management. Additionally, the use of Arduino Mega 2560 microcontrollers in IoT-based traffic light control systems can prioritize emergency vehicles such as ambulances, thereby improving transportation efficiency in congested urban areas. The role of IoT in transportation safety includes the capability to detect threats in real-time through the integration of sensors, cameras, and other IoT devices. This technology enables transportation systems to provide early warnings, prevent accidents, and enhance traffic monitoring. In terms of efficiency, IoT helps optimize resource utilization by supporting emergency vehicles and adjusting traffic patterns based on demand. Bibliometric analysis reveals a growing trend in IoT-related publications in transportation, with significant collaboration between academia and industry. The integration of technologies like machine learning and cloud computing in IoT-based transportation systems further supports operational sustainability and logistics efficiency. In the continuously evolving digital era, the implementation of Internet of Things (IoT) technology has become a key catalyst in transforming traditional transportation systems into integrated smart ecosystems. This technology enables devices to communicate and share data in real-time, creating opportunities for faster and more accurate decision-making. This study conducts an in-depth analysis to explore the potential of IoT in addressing major transportation challenges, such as traffic congestion, delays in emergency vehicle response, and threats to vehicle security. By leveraging data-driven approaches, IoT not only enhances operational efficiency but also opens new opportunities for sustainable transportation management that supports environmentally friendly initiatives.
Keywords: Internet of Things (IoT), NodeMCU ESP8266 Microcontroller, Fuzzy Logic,GPS
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji peran Internet of Things (IoT) dalam meningkatkan keamanan dan efisiensi transportasi melalui metode studi literatur. Kajian dilakukan terhadap literatur yang diterbitkan pada rentang waktu 2013-2023, dengan pendekatan analisis tematik dan bibliometrik untuk mengeksplorasi kontribusi IoT di sektor transportasi. IoT terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam keamanan transportasi, misalnya melalui implementasi NodeMCU ESP8266 untuk pelacakan lokasi kendaraan secara real-time dan Raspberry Pi 3 untuk pendeteksian pelanggaran lalu lintas otomatis. Sistem ini memanfaatkan data dari sensor dan kamera untuk memberikan keputusan cepat dalam pengelolaan lalu lintas. Selain itu, penggunaan mikrokontroler Arduino Mega 2569 pada sistem kontrol lampu lalu lintas berbasis IoT mampu memberikan prioritas kepada kendaraan darurat seperti ambulans, sehingga meningkatkan efisiensi transportasi di kawasan perkotaan yang padat. Peran Iot dalam keamanan transportasi meliputi kemampuan untuk mendeteksi ancaman secara real-time melalui integrasi sensor, kamera, dan perangkat IoT lainnya. Teknologi ini memungkinkan sistem transportasi untuk memberikan peringatan dini, mencegah kecelakaan, dan meningkatkan pengawasan lalu lintas. Di sisi efisiensi, Iot membantu mengoptimalkan penggunaan sumber daya dengan mendukung manajemen lalu lintas berbasis data, seperti prioritas kendaraan darurat dan penyesuaian pola lalu lintas sesuai kebutuhan. Analisis bibliometrik menunjukkan bahwa tren publikasi terkait IoT dalam transportasi terus meningkat, dengan kolaborasi yang signifikan antara akademisi dan industri. Penerapan teknologi seperti machine learning dan cloud computing semakin terintegrasi dalam sistem transportasi berbasis IoT, yang mendukung keberlanjutan operasional serta efisiensi logistik. Dalam era digital yang terus berkembang, implementasi teknologi Internet of Things (IoT) menjadi katalis utama dalam mengubah sistem transportasi tradisional menjadi ekosistem cerdas yang terintegrasi. Teknologi ini memungkinkan perangkat untuk berkomunikasi dan berbagi data secara real-time, menciptakan peluang untuk pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat. Dalam penelitian ini, analisis mendalam dilakukan untuk mengungkap potensi IoT dalam mengatasi tantangan utama transportasi, seperti kemacetan lalu lintas, keterlambatan kendaraan darurat, serta ancaman keamanan kendaraan pribadi. Dengan pendekatan berbasis data, IoT tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga membuka peluang baru dalam pengelolaan transportasi berkelanjutan yang mendukung inisiatif ramah lingkungan.
References
[1] K. P. Lestari, L. Lindawati, and S. Sholihin, “Imple-mentasi NodeMCU Esp8266 pada Alat Pelacak Kendaraan Menggunakan Global Positioning System dan MiFi Berbasis IoT,” J. Teknol. Sist. Inf. dan Apl., vol. 6, no. 2, pp. 229– 236, 2023, doi: 10.32493/jtsi.v6i2.32558.
[2] A. Machdani and B. Husodo, “Said Attamimi,” vol. 10, no. 3, pp. 188–193, 2019.
[3] I. Adhicandra, “Studi Kasus Tentang Penggunaan Teknologi Internet of Things (Iot) Dalam Mening-katkan Efisiensi Energi Di Bangunan Pintar,” EDUSAINTEK J. Pendidikan, Sains dan Teknol., vol. 11, no. 3, pp. 1447–1457, 2024, doi: 10.47668/edusaintek.v11i3.1297.
[4] I. U. Turyadi, “Analisa Dukungan Internet of Things (IoT) terhadap Peran Intelejen dalam Pengamanan Daerah Maritim Indonesia Wilayah Timur,” J. Teknol. dan Manaj. Inform., vol. 7, no. 1, pp. 29–39, 2021, doi: 10.26905/jtmi.v7i1.6040.
[5] K. Amiroh, “Pendeteksian Kecelekaan Real-Time menggunakan Algoritma KNN untuk Mendukung Smart City berbasis IoT,” J. Sist. dan Teknol. Inf., vol. 10, no. 4, p. 453, 2022, doi: 10.26418/justin.v10i4.48417.
[6] “View of Implementasi Fuzzy Logic Mamdani Un-tuk Monitoring Kualitas Udara Berbasis Iot.pdf.”
[7] A. Istiawan, H. Sunardi, and K. K. Iot, “Rancang Bangun Alat Pendeteksi Gas Hidrogen Di Dalam Roda Empat Berbasis Internet Of Things ( IoT ) dengan ruangan tertutup seperti pada kabin ken-daraan roda empat . Salah satu gas berbahaya se-hingga sangat berbahaya bagi kesehatan manusia apabi,” no. 629.
[8] Atok Ulloh, Achmad Affandi, Nurir Rohmah, A. L. Fardany Faisal, and A. Catur Firmansah, “Sistem Pengaman pada Smart Traktor Menggunakan Sen-sor GPS Berbasis IoT,” J. Elektron. dan Otomasi Ind., vol. 11, no. 1, pp. 125–137, 2024, doi: 10.33795/elkolind.v11i1.4258.
[9] D. Srikandina, R. K. Anwar, and A. S. Rohman, “An-alisis Bibliometrik tentang Penerapan Internet of Things (IoT) dalam Bisnis,” N. J. Ilmu Inf. dan Per-pust., vol. 15, no. 1, pp. 37–55, 2024, doi: .20473/pjil.v15i1.57459.
[10] T. Ritonga, “JSE-9,” vol. 8266, pp. 8–16, 2024.
[11] R. Arjunastya Miftaharif, S. Adi Wibowo, and A. Faisol, “Perancangan Dan Pembuatan Sistem Kea-manan Ruang Laundry Berbasis Iot Menggunakan Metode Fuzzy Logic,” JATI (Jurnal Mhs. Tek. In-form., vol. 7, no. 4, pp. 2358–2365, 2023, doi: 10.36040/jati.v7i4.7509.
[12] L. Judijanto, N. Mayasari, C. H. S. A, A. Mardiah, and I. Jakarta, “Dampak IoT pada Efisiensi Otomasi Pabrik : Studi Bibliometrik pada Penelitian Produk-tivitas Industri,” vol. 03, no. 10, pp. 1702– 1715, 2024.
[13] R. Bangun, A. Kriptografi, D. Rivest, C. Rc, and U. Pengamanan, “LIMIT ’ S,” vol. 20, no. 2, 2023.
[14] A. Israk, R. Satra, and F. Fattah, “Perancangan Sis-tem Pendeteksi Pelanggaran Lampu Lalu Lintas Menggunakan Raspberry Pi 3 Berbasis Internet Of Things,” Bul. Sist. Inf. dan Teknol. Islam, vol. 2, no. 4, pp. 275–283, 2021, doi: 10.33096/busiti.v2i4.1008.
[15] D. A. N. Penyesuaian and S. Berbasis, “Optimasi pertumbuhan microgreen red radish melalui otoma-tisasi penyiraman, penyinaran, dan penyesuaian su-hu berbasis iot,” vol. 16, no. 2, pp. 111–119, 2024, doi: 10.26623/elektrika.v16i2.10429.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Elektrika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish this journal agree to the following terms:
The author owns the copyright and grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License which allows others to share the work with recognition of the authorship of the work and initial publication in the journal.
Authors may enter into separate additional contractual agreements for non-exclusive distribution of the published journal version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), in recognition of its initial publication in this journal.
Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger citations of published works (See The Effects of Open Access).

This work is licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License.









