Hubungan antara Religiusitas dengan Resiliensi pada Santri Madrasah Aliyah 76 66

Authors

  • Azzahra Sakinatul Qulub Faculty of Ushuluddin Adab and Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Indonesia
  • Mutia Aini Ahmad Faculty of Ushuluddin Adab and Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Indonesia
  • Desmita Faculty of Ushuluddin Adab and Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Indonesia
  • Wahidah Fitriani Faculty of Ushuluddin Adab and Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26623/rjp.v5i1.15964

Keywords:

religiusitas, resiliensi, santri, pesantren

Abstract

Santri di pondok pesantren menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan asrama, seperti kedisiplinan yang ketat, tuntutan akademik, penyesuaian terhadap lingkungan pesantren, serta keterpisahan dari keluarga. Kondisi tersebut menuntut santri untuk memiliki kemampuan dalam beradaptasi secara positif dan bangkit dari berbagai kesulitan, yang dikenal sebagai resiliensi. Salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan resiliensi adalah religiusitas, karena keyakinan dan praktik keagamaan dapat memberikan makna, arahan, serta sumber daya psikologis dalam menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan resiliensi pada santri Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Khairul Ummah Batu Gajah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 223 santri, dengan 144 santri dipilih sebagai sampel menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala religiusitas CRS-15 berdasarkan teori Huber dan Huber serta skala resiliensi berdasarkan teori Grotberg. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman Rank dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 20. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara religiusitas dengan resiliensi, dengan koefisien korelasi r = 0,263 dan nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05). Kekuatan hubungan antara kedua variabel berada pada kategori rendah. Temuan tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas, semakin tinggi pula tingkat resiliensi pada santri. Dengan demikian, religiusitas berkaitan dengan kemampuan santri dalam beradaptasi dan menghadapi berbagai tuntutan serta tantangan kehidupan di lingkungan pesantren.

References

Amaliyah, K. I., & Rini, A. S. (2025). Religiusitas terhadap Resiliensi Santri Akhir Di Pondok Pesantren. Happiness:Journal Of Psychology and Islamic Science, 8(2), 173–190. https://doi.org/10.30762/happiness.v8i2.2380

Ancok, D., & Suroso, F. N. (2011). Psikologi Islami Solusi Islam Atas Problem- Problem Psikologi. Pustaka Belajar.

Arifiana, I. Y., Santi, D. E., & Ubaidillah, F. A. (2022). Religiusitas dan resiliensi santri selama pandemi COVID-19. PSYCOMEDIA : Jurnal Psikologi, 1(2), 14–20. https://doi.org/10.35316/psycomedia.2022.v1i2.14-20

Dewi, N. A. K., Fuadah, M., Disastra, S. A. N., Ramadhani, Z. A., & Nalita, Z. T. (2024). Pengaruh Religiusitas terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Gap Year The Effect of Religiosity on Resilience in Gap Year Students. Journal of Psychology Students, 3(1), 46–53. https://doi.org/10.15575/jops.v3i1.34447

Grotberg, E. H. (2003). Resilience for Today: Gaining Strength from Adversity. Praeger Publishers.

Hasanah, M. (2018). Hubungan antara religiusitas dengan resiliensi santri penghafal al-qu’ran di pondok pesantren. Proceeding National Conference Psikologi UMG2018, 1(1), 84–94. http://journal.umg.ac.id/index.php/proceeding/article/view/899%0Ahttp://journal.umg.ac.id/index.php/proceeding/article/download/899/753

Huber, S., & Huber, O. W. (2012). The Centrality of Religiosity Scale (CRS). Religions, 3, 710–724. https://doi.org/10.3390/rel3030710

Lucia, R., & Kurniawan, Jimmy, E. (2017). Hubungan antara Regiliusitas dan Resiliensi pada Karyawan. 1(2), 126–136.

Lusia, A. (2021). Riset F.Psi UI: Resiliensi Orang Indonesia Cenderung Rendah. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. https://psikologi.ui.ac.id/2021/07/12/riset-f-psi-ui-resiliensi-orang-indonesia-cenderung-rendah/

Reivich, K., & Shatte, A. (2002). The Resilience Factor. Three Rivers Press.

Rusuli, I. (2022). Psikososial Remaja: Sebuah Sintesa Teori Erick Erikson Dengan Konsep Islam. Jurnal As-Salam, 6(1), 75–89.

Sugiyanto, E. D., Suwarti, Na’imah, T., & Mildaeni, I. N. (2024). Religiusitas Dan Peer Attachment Terhadap Kebagaian Pada Santri. PSIMPHONI, 5(2), 33–43.

Suprapto, S. A. P. (2020). Pengaruh religiusitas terhadap resiliensi pada santri pondok pesantren. Cognicia, 8(1), 69–78. https://doi.org/10.22219/cognicia.v8i1.11738

Tanamal, N. A. (2021). Hubungan Religiusitas Dan Resiliensi Dalam Mempengaruhi Kesehatan Mental Masyarakat Terhadap Pandemic Covid 19. JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan Dan Wawasan Kebangsaan, 1(1), 25–39. https://doi.org/10.30998/jagaddhita.v1i1.808

Downloads

Published

2026-09-29

Issue

Section

Articles