Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Tingkat Akhir

Authors

  • Alief Syalafiyyah Universitas Semarang
  • Kimmy Katkar

DOI:

https://doi.org/10.26623/rjp.v4i2.13965

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir sering mengalami tekanan psikologis karena adanya tuntutan pendidikan dan ketidakpastian masa depan, yang dapat memicu quarter life crisis, yaitu kondisi psikologis di fase dewasa awal saat menghadapi transisi kehidupan. Dukungan sosial teman sebaya dianggap mampu membantu mahasiswa mengatasi tekanan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat hubungan positif antara dukungan sosial teman sebaya dan quarter life crisis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Responden penelitian berjumlah 80 mahasiswa semester akhir berusia 18 - 29 tahun yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala Quarter Life Crisis dan Skala Dukungan Sosial Teman Sebaya yang  sudah teruji reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rho karena data tidak terdistrubsi normal. Hasil penelitian menujunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dan quarter life crisis (r = 0,154; p = 0,174), sehingga hipotesis penelitian ditolak. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor dukungan sosial teman sebaya bukanlah penentu utama dalam menghadapi quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini menekankan perlunya eksplorasi faktor lain, seperti dukungan keluarga, strategi coping  individu, atau kondisi lingkungan akademik, untuk memahami quarter life crisis pada fase dewasa awal.

Kata kunci : Quarter Life Crisis, Dukungan Sosial Teman Sebaya, Mahasiswa Tingkat Akhir

Downloads

Published

2025-11-30