Pengembangan Pemasaran Online Usaha Kerajinan Enceng Gondok dan Pandan di Desa Lopait Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang

Atmoko Nugroho, April Firman Daru, Whisnumurti Adhiwibowo

Abstract


Pemasaran yang dilakukan oleh pengrajin handycraft di Desa Lopait Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, menggunakan pemodelan pemasaran tradisional, yang hanya bergantung kepada tempat pengrajin memamerkan produk mereka. Keterbatasan pemasaran yang bergantung hanya kepada tempat produksi atau lokasi sekitar tempat produksi menyebabkan rendahnya tingkat penjualan.             

Perkembangan Teknologi Informasi yang semakin pesat membuat pola pemasaran mengalami perubahan, pemanfaatan internet menjadi salah satu alternatif yang banyak dipakai perusahaan untuk memasarkan produknya. Dengan adanya situs online maka kesempatan pengembangan pemasarana akan semakin besar karena jumlah pengunjung tidak hanya berasal dari kota sekitar atau daerah sekitar akan tetapi seluruh pengguna internet. Informasi produk baru hingga perubahan harga dapat dilihat secara langsung dari situs pengrajin. Dengan adanya situs online diharapkan masyarakat dunia akan mengetahui adanya produk-produk dari desa Lopit. Sebagai alternatif memecahkan masalah akan dikembangkan model pemasaran secara online, yang tidak mengenal batasan dan waktu dalam pemasarannya. Model pengembangan sistem yang dipakai dalam membuat web ini adalah System Develop Life Cycle (SDLC)

Keywords


Pemasaran online; handycraft; SDLC



DOI: http://dx.doi.org/10.26623/transformatika.v12i1.87

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2014 Jurnal Tr@nsForMat!ka

| View My Stats |

Transformatika : Journal Information Technology by Department of Information Technology, Faculty of Information Technology and Communication, Semarang University is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.