Pengembangan Agrowisata Berbasis Ketahanan Pangan Melalui Strategi Komunikasi Pemasaran di Desa Serang Purbalingga

Adhi Iman Sulaiman, Bambang Kuncoro, Endang Dwi Sulistyoningsih, Hikmah Nuraeni, Fatmah Siti Djawahir

Abstract


The study aims to analyze the developing agrotourism based on food security through marketing communications strategy. The research method used Participatory Rural Apprasial, data was collected through interviews, observation, documentation and focus group discussion with interactive analysis and SWOT analysis. The informant research  through purposive sampling of 30 people as a community worker in the Serang village, Karangreja subdistrict of  Purbalingga Regency. The results showed corporation effort possession village have not been able to manage the organization, marketing, promotion, developing business units and partnerships, thus require integrated marketing communications model on the empowerment of agrotourism based on food security in the Serang village.

Keywords


Ecotourism; Food Security; Local Knowledge; Marketing Communication; Empowerment

Full Text:

PDF

References


Belch, G.E., and Michael, A. B. (2004).

Advertising and Promotion: An Integrated Marketing Communications Perspective. Boston: McGraw-Hill.

David, F.R. (2006). Manajemen Strategis. Jakarta: Salemba Empat.

Miles, M.B, and Huberman A.M. (2007). Analisis Data Kualitatif. Rohidi TR, penerjemah. Jakarta: UI Press.

Mardikanto, T dan Soebianto, P. (2012). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.

Rangkuti, F. (2009). Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Syahyuti. (2006). Tiga Puluh Konsep Penting Dalam Pembangunan Pedesaan dan Pertanian : Penjelasan tentang Konsep, Istilah, Teori, Indikator serta Variabel. Jakarta: PT. Bina Rena Pariwara.

Ashari, Saptana, dan Purwantini, T.B. (2012). Potensi dan Prospek Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi. 30(1).

Cepriadi, dan Yulida, R. (2012). Persepsi Petani terhadap Usaha Tani Lahan Pekarangan: Studi Kasus Usaha Tani Lahan Pekarangan di Kecamatan Kerinci Kabupaten Pelalawan. Indonesian Journal of Agricultural Economics (IJAE). 3(2).

Chrismardani, Y. (2014). Komunikasi Pemasaran Terpadu: Implementasi untuk UMKM. Jurnal Neo-Bis. 8(2).

Handayani, W., Sophianingrum, M., dan Nutriandini, U. (2013). Kajian Roadmap Pengembangan Sistem Inovasi Daerah (Sida) Kota Semarang. Riptek. 7(2).

Hanifah, A., dan Unayah, N. (2011). Kontribusi Organisasi Sosial dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial: Studi Kasus Organisasi Sosial di Kota Palembang Sumatera Selatan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial. 16(1).

Hughes, G., and Fill, C. (2005). Marketing Communications 2005–2006. Oxford: Elsevier–Butterworth Heinemann.

Kuncoro, B., Djawahir R.S., Sulistiyoningsih, E.D., Suswanto, B., Sabiq, A., dan Sulaiman, .I.S. (2015). Model of Villagers Food Security Based on Local Wisdom. Proceeding. The 7Th International Graduated Students and Scholars Conference in Indonesia (IGSSCI). The Knowledge, Power and Politic: Where is Humanity Heading to? 4-5 November.

Mardianto, S., Supriatna, Y., & Agustin, N.K. (2005). Dinamika Pola Pemasaran Gabah dan Beras di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi.Vol. 23(2).

Marsigit, W. (2010). Pengembangan Diversifikasi Produk Pangan Olahan Lokal Bengkulu untuk Menunjang Ketahanan Pangan Berkelanjutan. Agritech. 30(4).

Muhtar. (2012) Pengembangan Masyarakat dengan Memanfaatkan Aset Lokal: Studi Deskriptif di Desa Mlatirejo dan Desa Sendangmulyo yang berbatasan dengan Hutan Jati. Sosiokonsepsia. 17(1).

Mujiyadi, B. (2012). Pemberdayaan Masyarakat Miskin Pinggiran Kota: Studi Pekerjaan Sosial tentang Petani Penggarap di Lahan Sementara. Sosiokonsepsia. 17(2).

Mukaromah, dan Sari, D.V. (2016). Laman dan Reputasi Lembaga dalam Membangun Komunikasi dengan Stakeholders. The Messenger. 8(2).

Nurchayati, dan Hikmah. (2014). Pola Distribusi Buah Lokal dan Buah Import: Studi Kasus pada Pedagang Buah di Kota Semarang. Seminar Nasional dan Call for Paper (Sancall 2014). Research Method and Organization Studies.

Nursalam. (2010). Implementasi Kebijakan Peningkatan Produksi Tanaman Pangan Lokal dan Ketahanan Pangan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Administrasi Publik. 1(1).

Purwanto, AB. (2012). Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Ketahanan Pangan di Daerah Tetinggal: Studi Kasus di Distrik Agimuga, Mimika, Papua. Sosiokonsepsia. 17(3).

Ramadana, C.B., Ribawanto, H., Suwondo. (2013). Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai Penguatan Ekonomi Desa (Studi di Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Publik (JAP). 1(6).

Saliem, H.P. (2011). Kawasan Rumah Lestari (KRPL): Sebagai Solusi Pemantapan Katahanan Pangan. Makalah disampaikan pada Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional (KIPNAS), di Jakarta tanggal 8-10 November.

Santi, S. (2006). Dari Komunikasi Pemasaran ke Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jurnal Komunikologi. 3(2).

Soemirat, S., dan Ardianto, E. (2010). Dasar-Dasar Public Relation. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Solsolay, S. (2016). Aktivitas Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC) Pemerintah Kota Ambon Dalam Mengkomunikasikan Brand “Ambon City Of Music” Melalui Kegiatan Tiga Pilar IMC. The Messenger. 8(2).

Susanto, H. (2012). Dampak Sosial Alih Fungsi Lahan terhadap Pola Kehidupan Masyarakat Desa Serang Kecamatan Karangreja Purbalingga. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta

Takalani, M. (2015). A review and analysis of the role of integrated marketing communication message typology in the development of communication strategies. African Journal of Marketing Management. 7(8).

Wibowo, A., Rohmat, Z., Padmaningrum, D., dan Utami, B.W. (2012). Strategi Komunikasi Masyarakat Samin dalam Membangun Ketahanan Pangan Lokal. Jurnal Ilmu Komunikasi. 10(3).

Wirawan, B., & Nurdin BV. (2013). Kearifan Lokal untuk Kebijakan Ketahanan Pangan : Studi Kasus Di Kampung Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulang Bawang Barat. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan. 4(1).

Kemenristek RI. (2006). Buku Putih Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bidang Ketahanan Pangan Tahun 2006.

Undang-Undang Nomor 41 tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Undang-Undang Rublik Indonesia Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan.




DOI: http://dx.doi.org/10.26623/the%20messenger.v9i1.423

Refbacks



Copyright (c) 2017 Jurnal The Messenger

View My Stats

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.