RASIO n-HEKSANA-ETANOL TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIA OLEORESIN AMPAS JAHE (Zingiber majus Rumph) VARIETAS EMPRIT

Dwi Hastuti, Rohadi Rohadi, Aldila Sagitaning Putri

Abstract


Ampas jahe merupakan limbah industri jamu, minuman kesehatan ataupun jahe instan.

Ampas jahe masih mengandung minyak yang dapat di ekstrak untuk mendapatkan oleoresin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio n-heksan-etanol terbaik terhadap rendemen dan karakteristik fisik dan kimia oleoresin ampas jahe (Zingiber majus Rumph) varietas emprit. Ampas jahe di ekstrak dengan cara maserasi menggunakan rasio pelarut n-heksan:etanol. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu rasio n-heksan-etanol. Perlakuan dalam penelitian berpengaruh nyata terhadap karakteristik oleoresin jahe emprit. Perlakuan terbaik yaitu pada perlakuan kedua (P2) maserasi dengan pelarut etanol, menghasilkan rendemen 1,86 ± 0,22, total fenolik 0,433 ± 0,00 g-GAE/100 g- Ekstrak, indeks bias 1,5345 ± 0,0007, dan aktivitas antioksidan 90,57 ± 0,58%.

 


Keywords


Ampas jahe emprit, oleoresin, rasio pelarut, n-heksan, etanol.

Full Text:

PDF

References


Amir, Alyssa. N dan Lestari, Puspita. F. 2013. Pengambilan Oleoresin Dari Limbah Ampas Jahe Industri Jamu (PT. Sido Muncul) dengan Metode Ekstraksi. Jurnal teknologi kimia dan industry. Universitas Diponegoro. Semarang.

Anam, C. dan G.J. Manuhara. 2005. Teknologi Pengolahan Jahe: Pengolahan Oleoresin Jahe

(Materi Pelatihan Retooling). Disnakertrans: Karanganyar.

Anam, C.2010. Ekstraksi Oleoresin Jahe (Zingiber officinale) Kajian dari Ukuran

Bahan,Pelarut, Waktu dan Suhu. 12(2): 1411-2817. Unisda: Lamongan.

Daryono. E.D. 2010. Oleoresin dari jahe menggunakan proses ekstraksi dengan pelarut etanol.Teknik Kimia: Institut Teknologi Nasional, Malang.

Departemen Kesehatan RI, Ditjen POM. 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan

Obat, Departemen Kesehatan Republik Indonesia: Jakarta. Guenther, Ernest. 2011. Minyak atsiri. UI- Press: Universitas Indonesia. Koswara. 1995. Jahe dan Hasil Olahannya. Pustaka Sinar Harapan: Jakarta.

Lestari. Wina., E.K. 2006. Pengaruh Nisbah Rimpang Dengan Pelarut Dan Lama Ekstraksi Terhadap Mutu Oleoresin Jahe Merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum). Fakultas Teknologi Pertanian: Institut Pertanian Bogor.

Martin, S.; Solange I.; Mussatto, G.; Martinez-Avila, J.; Montanes-Saenz, C.N. Aguilar ; Dan Jose A. Teixeira. 2011. Bioactive Phenolic Compounds: Production And Extraction By Solid-State Fermentation. A Review. Journal Biotechnology Advances, 29(3):365-373.

Molyneux. Philip. 2003. The Use Of The Stable Free Radical Diphenylpicryl-hydrazyl (DPPH) For Estimating Antioxidant Activity. 26 (2) : 211-219. Songklanakarin J. Sci. Technol. Mongkolsilp,S., Pongbupakit,I., Sae-lee,N., Sitthithaworn,W. 2004. Radical Scavenging activity and total phenolic content of medical plants used in primary health care. Jurnal

of Pharmacy and Science. 9(1) :32-35.

Munawaroh, S. ; Handayani, P.; Astuti. 2010. Ekstraksi Minyak Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix D.C) dengan Pelarut Etanol dan N-Heksana, 2(1): 73- 78. Universitas Negeri Semarang: Semarang.

Nur, A.M., Astawan, M. 2011. Kapasitas Antioksidan Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia) Dalam Bentuk Segar, Simplisia dan Keripik, Pada Pelarut Nonpolar, Semipolar dan Polar. Skripsi. Bogor: Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor.

Pourmorad, F.; Hossenimehr, S.J.; dan Shahabimajd.N. 2006. Antioxidant Activity, Phenol And Flavonoid Contents Of Some Selected Iranian Medical Plants. African Journal of Biotechnology, 5(11):1142-1145.

Prasetiyo, Arif Wahyu. 2015. Ekstraksi Oleoresin Jahe (Zingiber officinale. Rosc) dengan Metode Ekstraksi Sokletasi (Kajian Rasio Bahan Pelarut dan Jumlah Sirkulasi Ekstraksi yang Paling Efisien). Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Brawijaya: Malang.

Ramadhan, Ahmad., E Dan Phaza. Haries., A. 2010. Pengaruh Konsentrasi Etanol,Suhu, Dan Jumlah Stage Pada Ekstraksi Oleoresin Jahe Secara Batch. Teknik Kimia Fakultas Teknik , Universitas Diponegoro : Semarang.

Rohadi. 2017. Biji Duwet (Syzygium Cumini L. (Skeel) Sebagai Sumber Antioksidan Alami Dan Potensi Aplikasinya Di Bidang Pangan. Disertasi Program studi Doktor Ilmu Pangan: UGM, Yogyakarta.

Sudarmadji, S. 1989. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Liberti: Yogyakarta. Sudjadi dan Rohman, A. 2004. Analisa Obat dan Makanan. Pustaka: Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.26623/jtphp.v13i1.2374

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Published :

Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Jl.Soekarno-Hatta, Tologosari, Semarang, Indonesia, Telp: 024-6702757, Fax: 024-6702272, e_mail : jurnal_tphp@usm.ac.id.

Creative Commons License
This is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.