Kajian Paradigmatik Terhadap Konsep Diskresi Pejabat Pemerintahan di Indonesia

M. Ro'i Adhi Pamungkas

Abstract


The concept of discretion after the enactment of the Law on Government Administration, changed from the concept of free and independent discretion to bound and procedural discretion. This study aims to find out and analyze a paradigmatic study of the concept of government officials' discretion in Indonesia. This study uses a qualitative method with a normative juridical approach and is presented in a descriptive analytical form. The concept of discretion in Indonesia in the paradigmatic study shows that there has been a shift from the meaning of discretion from the interpretivism paradigm which means that discretion is carried out freely and independently, into discretion in the postpositivism paradigm which emphasizes limited and bound discretion. The concept of discretion in Indonesia must be returned to the paradigm of interpretivism. that discretion is a free action from the government in order to realize its duty to realize the welfare of society without any complicated procedural elements full of conditions. The policy makers should return the discretion to the original understanding so that there is no government stagnation, which is contrary to the objectives of the welfare state.


Keywords


Paradigmatic; Discretion; Government Officials.

Full Text:

PDF

References


Admosudirjo, P. (1981). Hukum Administrasi Negara. Jakarta: Ghalia Indonesia

Arif Rohman. M. (2013). Tinjauan Yuridis Pengetatan Remisi dan Pembebasan Bersyarat Bagi Narapidana Kasus Korupsi di Wilayah. Tesis S2 Universitas Islam Indonesia.

Darmoko Yuti Witanto, & Putra Negara Kutawaringin, A. (2013). Diskresi Hakim Sebuah Instrumen Menegakkan Keadilan Substantif Dalam Perkara-Perkara Pidana. Bandung: Alfabeta.

Hanityo Soemitro, R. (1994). Metodologi Penelitian Hukum dan Yurimetri. Jakarta: Ghalia Indonesia

Indarti, E. (2000). Diskresi Kepolisian. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

................... (2010). Diskresi dan Paradigma: Sebuah Telaah Filsafat Hukum. Pidato Pengukuhan Disampaikan Pada Upacara Penerimaan Jabatan Guru Besar dalam Filsafat Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

M. Syuib, & Filzah, N. (2018). Kewenangan Hakim Menerapkan Diskresi dalam Permohonan Dispensasi Nikah (Studi Kasus di ahkamah Syar iyah Jantho). Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam. Desember. Vol 2 No 2.

M. Friedman, L. (2013). Sistem Hukum Perspektif Ilmu Sosial. Bandung,: Nusa Media.

Made Arya Utama, I. (2007). Sistem Hukum Perizinan Berwawasan Lingkungan Untuk Pembangunan Daerah Berkelanjutan. Bandung: Pustaka Sutra.

Natalis, A. (2017). Penegakan Sanksi Administratif Terhadap Pelaku Illegal Mining di Kabupaten Sekadau Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Diponegoro Law Review. Vol. 6 No. 2.

Putrijanti, A. (2015). Kewenangan Serta Objek Sengketa di Peradilan Tata Usaha Negara Setelah Ada UU No. 30/2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Masalah-Masalah Hukum. Oktober. Jilid 44. No 4.

Republika.co.id. Ini Kronologis Kasus Bank Century. m.republika.co.id/amp_version/n20q0m, pada tangal 02 Januari 2020 pukul 22.54 WIB.

Ridwan. (2011). Hukum Administrasi Negara. Jakarta: Rajawali Perss.

Shapiro, M. (1983). Administrative Discretion: The Next Stage. The Yale Law Journal. Vol. 92: 1487.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Undang-Undang No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Wayan Lawa Manuaba, I. (2018). Metode Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial, Pendidikan, Kebudayaan dan Keagamaan. Badung: Nilacakra.

Yuli Sulistyawan, A. (2018). Berhukum Secara Objektif Pada Kasus Baiq Nuril, Suatu Telaah Filsafat Hukum Melalui Paradigmatik, Jurnal Humani. November. Vol. 8 No 2.




DOI: http://dx.doi.org/10.26623/humani.v10i1.1884

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Office : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Jl.Soekarno-Hatta, Tlogosari, Semarang, Indonesia Telp:024-6702757, Fax: 024-6702272, email : humani@usm.ac.id

View My Stats 

Accreditation Ceritificate

 

 

Follow Me :

@humaniUsm                   @jurnalhumani